Mengenal E Business Logistics dan Tantangan yang Harus Dihadapi

E Business Logistics

Mengenal E Business Logistics dan Tantangan yang Harus Dihadapi

Seiring dengan pertumbuhan e-commerce, bisnis logistik juga mengalami pertumbuhan yang sama. Kebutuhan akan jasa logistik semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kegiatan perdagangan secara online melalui e-commerce. Untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat, bisnis logistik kini mulai mengubah sistem kerjanya menjadi berbasis elektronik. Inilah yang nantinya disebut dengan e business logistics.

Untuk Anda yang berkecimpung di dunia bisnis, mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Istilah e business mengacu pada bisnis yang dijalankan secara online dan dengan bantuan perangkat IT. Sedangkan e-logistics adalah bisnis logistik yang memanfaatkan penggunaan teknologi informasi.

Dari penjabaran tersebut, bisa disimpulkan bahwa e business logistics merupakan bisnis di bidang logistik yang memanfaatkan perangkat teknologi informasi yang terhubung dengan internet. Hal ini dilakukan untuk memenuhi permintaan layanan logistik yang kian meningkat. Dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini, pengelolaan bisnis di bidang ini menjadi lebih cepat dan akurat.

Karakteristik e-Logistics

Kegiatan e-logistics bisa dikenali lewat tiga karakteristik berikut ini, yaitu :

1.     Transaksi tidak terbatas

Transaksi jual beli atau perdagangan yang sebelumnya sangat terbatas karena adanya batas geografis, hal itu kini tidak lagi menjadi masalah. Transaksi bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Batas geografis dan batas negara tidak lagi menjadi hambatan. Perubahan toko fisik ke toko online juga membuat transaksi bisa dilakukan selama 24 jam penuh.

2.     Transaksi bersifat anonim

Karakteristik yang kedua adalah transaksi bersifat anonim. Yang dimaksud anonim di sini adalah antara penjual dan pembeli tidak perlu melakukan kegiatan tatap muka dalam bertransaksi. Semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi yang terhubung dengan jaringan internet. Jadi, meskipun penjual dan pembeli belum pernah bertemu sebelumnya, transaksi tetap bisa dilaksanakan karena sudah ada rasa saling percaya.

3.     Produk barang tidak berwujud

Tidak semua produk yang dijual secara online merupakan produk yang berwujud. Ada juga produk barang yang tidak berwujud yang diperjualbelikan secara online, seperti software, ide, dan data.

Tantangan e-Logistics

E business logistics memang menawarkan segala kemudahan yang tidak dimiliki oleh logistik biasa. Namun bukan berarti e-logistics ini tidak memiliki hambatan. Ada hambatan yang harus diatasi agar bisnis e-logistik ini bisa berjalan mulus. Beberapa tantangan yang dihadapi e-logistics yaitu :

  1. Sistem ekonomi yang belum stabil
  2. Infrastruktur yang belum merata
  3. Kepercayaan dan privasi dari konsumen
  4. Hambatan selama proses pengiriman
  5. Hal-hal yang berkaitan dengan keamanan barang
  6. Tantangan geografis

Seiring waktu, tantangan ini akan mampu diatasi jika ada usaha untuk meningkatkan infrastruktur di berbagai wilayah tertinggal. Semakin banyak wilayah yang bisa dijangkau akses telekomunikasi dan jaringan internet, semakin banyak pula potensi pengguna internet. Hal ini juga berarti semakin tinggi potensi pertumbuhan e business logistics yang bisa dicapai.